Breaking News

10 WN Malaysia Diculik Israel, Anwar Ibrahim Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud Flotilla


Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengecam kapal ulah Israel yang kembali menahan pembawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF), di perairan internasional. Sebanyak 10 warga Palestina yang menyertai pelayaran itu ikut ditahan Israel.

“Saya mengutuk tindakan kekerasan rezim Zionis Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional, yang merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum maritim dan menyerupai tindakan perompakan yang mencemari prinsip kemanusiaan universal,” kata Anwar Ibrahim dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Kamis.

Menurut informasi yang disampaikan Anwar Ibrahim dalam Telegram, sedikitnya 22 kapal GSF yang berlayar dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 dibajak Israel saat melintas di perairan internasional. Enam dari 22 kapal itu melibatkan 10 warga negara Malaysia.

PM Anwar mendesak agar semua pihak segera mengambil tindakan dan memastikan tidak ada tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap seluruh aktivis, termasuk 10 warga negara Malaysia, yang saat ini ikut ditahan dan terputus komunikasi. “Keselamatan mereka harus dijamin tanpa kompromi,” tegasnya.

Dia juga menyatakan Pemerintah Malaysia sedang berkomunikasi dan bekerja sama erat dengan sahabat negara-negara untuk memastikan para aktivis segera dibebaskan.

PM Anwar menekankan dalam situasi genting ini, nilai belas kasih dan kemanusiaan harus mengatasi segala perbedaan dan Malaysia akan terus berdiri teguh mempertahankan prinsip tersebut.

idak ada warga negara Indonesia (WNI) dalam armada Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 yang dibajak tentara laut Zionis Israel di perairan dekat Yunani, Rabu (29/4/2026) malam tadi. Para relawan dan aktivis Global Peace Convoy (GPCI) yang sebelumnya berlayar mengikuti misi kemanusian menembus blokade Gaza, Palestina yakni Maimon Herawati dan Chiki Fawzi saat berada di Istanbul, Turki.

Maimon merupakan koordinator dewan pengarah GPCI. Bersama Chiki, yang menjadi relawan, keduanya berlayar bersama armada Global Sumud melalui pelabuhan di Barcelona, Spanyol sejak 12 April lalu. Keduanya mengarungi pelayaran menuju Gaza melintasi Laut Mediterania sampai ke Italia. Namun keduanya melanjutkan aksi ke Turki melalui penerbangan. 

Di Turki, Maimon dan Chiki sebetulnya mempersiapkan partisipasi tambahan Indonesia dalam pelayaran lanjutan. Sebab sekitar enam relawan Indonesia yang tergabung dalam GPCI yang sudah menunggu di Istanbul, akan menyusul pelayaran Global Sumud melalui salah satu pelabuhan di Turki. Para relawan GPCI yang akan ikut bergabung dalam pelayaran susulan termasuk di antaranya adalah tim Republika. 

"Saya sudah dua hari di Istanbul untuk tetap mempersiapkan misi pelayaran menembus blokade Gaza ini," kata Maimon saat bertemu Republika di Istanbul, Turki. Namun ketika para relawan yang sudah berangkat menuju ke pelabuhan pelayaran lanjutan, pada Rabu (28/4/2026) tengah malam, GSF melaporkan terjadinya penyerangan oleh angkatan laut tentara penjajahan Zionis Israel terhadap armada Global Sumud Flotilla di dekat perairan Yunani.

Dikabarkan semula, 11 dari 56 kapal Global Sumud dibajak. Termasuk diantaranya Kapal Saf Saf yang merupakan kapal induk Global Sumud dalam misi pelayaran kali ini. Pada Kamis (30/4/2026) pagi, Maimon yang juga merupakan anggota Steering Committee (SC) Global Sumud Flotilla menyampaikan, sebanyak 22 kapal yang mengalami pembajakan dan penyerangan. "Kabar terbaru, saat ini confirm (dipastikan) ada 22 kapal kami yang dibajak oleh tentara penjajahan (Israel)," kata Maimon.

Pembajakan terjadi di perairan internasional Laut Mediterania di dekat perairan Yunani. Atau sekitar 600 mil dari bibir pantai Gaza. Kata Maimon, ratusan aktivis dari puluhan negara yang berada dalam 22 kapal yang dibajak zionis itu juga mengalami penculikan. "22 kapal itu, berarti dikali sepuluh. Setiap kapal berisi sekitar sepuluh aktivis dari banyak negara. Berarti ada sekitar 200-an aktivis yang saat ini hilang kontak," ujar Maimon.

10 WN Malaysia Diculik Israel, Anwar Ibrahim Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud Flotilla 10 WN Malaysia Diculik Israel, Anwar Ibrahim Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud Flotilla Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar