Breaking News

Update Terbaru! Video 'Bandar Bergetar' Sengaja Dijual Pemeran Pria ke Akun Telegram Tanpa Sepengetahuan Tasya


Kasus penyebaran video asusila pasangan muda asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, terus didalami aparat kepolisian. Video yang viral di media sosial itu diduga sengaja dijual oleh pemeran pria ke akun di Telegram tanpa sepengetahuan pihak perempuan.

Pasangan berinisial T.A. (19) dan S.E. (26), warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, sudah dimintai keterangan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang sejak Selasa (21/4/2026) lalu.

Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang. Aparat tidak hanya memeriksa pemeran dalam video, tetapi juga menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut.

Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, mengatakan penyidikan masih terus berjalan, termasuk pemeriksaan barang bukti digital.

“Untuk saat ini sudah kami lakukan penyidikan. HP terduga sudah kami kirim ke Laboratorium Forensik di Semarang untuk mengembalikan memori dan video-video yang ada di dalamnya,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pemeran perempuan TS alias Tasya tidak mengetahui bahwa video tersebut masih tersimpan maupun diduplikasi secara diam-diam.

“Perempuan ini tidak mengetahui bahwa video tersebut diduplikat dan disembunyikan di folder tertentu,” jelas Maulidya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan penetapan tersangka dalam kasus ini. Keputusan tersebut akan ditentukan setelah dilakukan gelar perkara.

“Rencana ke depan akan dilakukan penetapan tersangka, baik dari kedua belah pihak ataupun salah satu pihak, masih perlu pendalaman,” katanya.

Lebih lanjut, polisi mengungkap adanya dugaan motif ekonomi di balik penyebaran video tersebut. Pemeran pria disebut tergiur tawaran uang dalam jumlah besar dari akun misterius di Telegram.

Modus yang digunakan pelaku bermula dari komunikasi melalui media sosial TikTok. Awalnya, akun tersebut menawarkan kerja sama pembuatan konten biasa, seperti video pemandangan maupun materi promosi.

Untuk membangun kepercayaan, akun tersebut sempat mengirim sejumlah uang secara bertahap kepada pelaku, mulai dari Rp100 ribu, Rp200 ribu, Rp150 ribu, hingga Rp300 ribu dengan total sekitar Rp750 ribu.

“Setelah kepercayaan terbentuk, muncul tawaran besar senilai Rp220 juta untuk mengirim video pribadi yang bersifat sensitif melalui Telegram,” ungkapnya.

Namun, setelah video tersebut dikirim, akun yang bersangkutan menghilang dan rekaman justru tersebar luas di berbagai platform media sosial.

“Setelah dikirim di Telegram, orang tersebut hilang dan videonya sudah tersebar,” jelas Maulidya.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga pakaian yang digunakan dalam video, satu flashdisk berisi rekaman, serta satu unit telepon genggam yang saat ini masih diperiksa di laboratorium forensik.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur iming-iming uang besar, terutama jika berkaitan dengan permintaan konten pribadi yang berpotensi disalahgunakan.***

Sumber: pojokbaca
Foto: Pemeran Video Bandar Bergetar. (Edit by Canva)

Update Terbaru! Video 'Bandar Bergetar' Sengaja Dijual Pemeran Pria ke Akun Telegram Tanpa Sepengetahuan Tasya Update Terbaru! Video 'Bandar Bergetar' Sengaja Dijual Pemeran Pria ke Akun Telegram Tanpa Sepengetahuan Tasya Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar