Breaking News

Tiba-tiba Trump Pecat Seluruh Anggota Dewan Sains Nasional AS, Ada Apa?


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memamerkan 'tangan besinya' dalam merombak struktur pemerintahan federal. Kali ini, Trump dilaporkan telah memecat seluruh anggota Dewan Sains Nasional (National Science Board/NSB), lembaga yang selama ini memegang kendali kebijakan bagi Yayasan Sains Nasional (NSF).

Langkah drastis ini menjadi babak baru dari aksi restrukturisasi radikal yang digelorakan Gedung Putih. Sebelumnya, Trump telah melakukan langkah serupa dengan memangkas Departemen Pendidikan dan USAID. Pemecatan massal di tubuh NSB ini pun dilakukan tanpa alasan yang mendetail.

Roger Beachy, salah satu anggota dewan yang didepak, mengaku terkejut dengan cara pemberhentian tersebut. Profesor biologi emeritus di Washington University ini mengungkapkan bahwa dirinya hanya menerima pesan singkat yang berisi ucapan terima kasih atas pengabdiannya selama ini.

"Email pemberhentian itu sangat singkat dan langsung ke intinya," ujar Beachy sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Selasa (28/4/2026).

Trump Tolak Proposal Selat Hormuz Iran Karena Isu Nuklir

Aksi 'bersih-bersih' di lembaga sains ini diduga kuat berkaitan dengan upaya penghematan besar-besaran yang dicanangkan oleh Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE). Lembaga baru yang sempat dipimpin oleh miliarder teknologi Elon Musk tersebut memang telah menargetkan NSF sejak tahun lalu.

Tercatat, dalam upaya penghematan biaya tahun lalu, pemerintahan Trump telah membatalkan atau menghentikan lebih dari 1.600 hibah NSF. Nilainya tidak main-main, mencapai hampir US$1 miliar.

Padahal, NSF yang didirikan sejak 1950 merupakan lembaga independen yang menjadi tulang punggung penelitian ilmiah di AS. Pada tahun 2025 saja, lembaga ini menggelontorkan dana lebih dari US$8 miliar untuk riset dan pendidikan, menjadikannya salah satu penyandang dana sains terbesar di dunia.

Kecaman Keras dari Parlemen

Keputusan Trump memecat seluruh pakar di NSB ini pun memicu reaksi keras dari Capitol Hill. Anggota parlemen dari Partai Demokrat mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai ancaman nyata bagi masa depan inovasi Amerika Serikat.

"Ini adalah langkah bodoh terbaru yang dilakukan oleh seorang presiden yang terus merugikan sains dan inovasi AS," tegas Zoe Lofgren, anggota senior komite sains Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS.

Lofgren mengkhawatirkan Trump akan mengisi posisi kosong tersebut dengan para loyalis yang tidak memiliki kompetensi sains demi kepentingan politik semata. 

"Akankah presiden mengisi NSB dengan loyalis MAGA yang tidak akan menentangnya saat ia menyerahkan kepemimpinan kita di bidang sains kepada musuh-musuh kita?" imbuhnya tajam.

Masa Depan Independensi Sains

Pihak Gedung Putih maupun NSF belum memberikan komentar resmi terkait pemecatan tersebut. Namun, para ilmuwan kini mulai waswas terkait nasib independensi penelitian di Amerika Serikat.

Roger Beachy menekankan bahwa selama ini dukungan terhadap NSF selalu bersifat bipartisan, baik secara hukum maupun anggaran. Ia berharap dewan baru yang ditunjuk nantinya tetap memegang teguh prinsip profesionalisme dan bukan sekadar kepentingan partisan.

"Jika dukungan bipartisan itu terus berlanjut, kita bisa lebih optimis terhadap masa depan dunia sains AS. Namun, saat ini masih terlalu dini untuk memprediksi dampaknya dalam jangka panjang," pungkas Beachy.

Tiba-tiba Trump Pecat Seluruh Anggota Dewan Sains Nasional AS, Ada Apa? Tiba-tiba Trump Pecat Seluruh Anggota Dewan Sains Nasional AS, Ada Apa? Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar